Pemusnahan Mesin Cetak Pita Cukai Palsu Dalam Kasus Tindak Pidana di Bidang Cukai

Telah dilaksanakan Pemusnahan barang bukti berupa mesin cetak pita cukai serta pita cukai palsu Pada hari Selasa (28/05). Pelaksanaan tersebut dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Barat yang disaksikan bersama perwakilan Kanwil Bea Cukai Jakarta bersama parah Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya.

Sejumlah barang bukti yang dimusnahkan adalah 1 (satu) buah mesin cetak yang digunakan untuk mencetak pita cukai palsu serta pita cukai palsu sebanyak 5916 (lima ribu sembilan ratus enam belas) lembar atau sebanyak 409.468 (empat ratus sembilan ribu empat ratus enam puluh delapan) keping.

Berdasarkan UU nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan UU nomor 11 tahun tahun 95 tentang Cukai, Setiap orang yang :
* Membuat secara melawan hukum, meniru atau memalsukan pita cukai atau tanda pelunasan cukai lainnya,
* Membeli , menyimpan, mempergunakan, menjual, menawarkan, menyerahkan, menyediakan untuk dijual, atau mengimpor pita cukai atau tanda pelunasan cukai lainnya yang dipalsukan,
* Membeli, menyimpan, mempergunakan, menjual, menawarkan, menyerahkan, menyediakan, untuk dijual, atau mengimpor pita cukai atau tanda pelunasan cukai lainnya yang sudah dipakai
dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 8 tahun dan dipidana denda paling sedikit 8 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Bea cukai senantiasa memberantas peredaran dan penggunaan cukai palsu dalam rangka menjalankan tugas yang diamanatkan undang-undang untuk mengawasi peredaran & mengendalikan konsumsi barang tertentu melalui pemungutan cukai.

#bckanwiljakarta
#Kjakberintegritas
#beacukairi

Scroll to Top